Gunung api di pasifik timur
Sejak 1977, banyak ventilasi hidrotermal ditemukan di kawasan pantai gunung api di pasifik timur. Perairan di sekitar ventilasi ini, yang dapat mencapai suhu sekitar 380 derajat celcius, dihunioleh satu ekosistem unik. Penelitian mendalam memperlihatkan bahwa bakteri yang mampu hidup dari oksidasi hidrogen sulfida merupakan dasar dari rantai makanan yang ada di kawasan itu. Hidrogen sulfida (suatu gas yang mengeluarkan bau mirip telur busuk) yang diperlukan sebagai bahan makanan oleh bakteri ini, banyak terkandung dalam gas magma, ditambah dengan sedikit (15%) yang dihasilkan dari reaksi sulfur (SO4) yang terkandung dalam air laut. Dengan demikian, energi yang mendukung kehidupan di laut dalam bukanlah energi sinar matahari-Fotosintesis melainkan energi dari reaksi kimia-kemosintesis
Post a Comment